National World

Indonesia–Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Di Tengah Ketidakpastian Global

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan, komitmen Indonesia dan Prancis untuk memperkuat kemitraan strategis di tengah ketidakpastian global.

“Kita yakin di keadaan global yang penuh ketidakpastian, penuh ketegangan, penuh konflik, kedua negara kita bisa memainkan suatu peranan yang positif,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, Indonesia akan terus konsisten mendorong upaya perdamaian dunia di tengah dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang.

“Di dunia sekarang, di mana bumi sudah semakin kecil karena sains dan teknologi, perang dan konflik tidak mungkin membawa kebaikan untuk siapa pun,” kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyambut baik terjalinnya Comprehensive Strategic Partnership antara Indonesia dan Prancis.

“Kita tentunya akan melihat kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang dan lebih berdampak,” lanjutnya.

Prabowo menjelaskan bahwa kedua negara juga membahas sejumlah isu strategis yang menjadi fokus kerja sama bilateral ke depan. Adapun sejumlah bidang yang menjadi prioritas kerja sama meliputi pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, hingga percepatan penyelesaian perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Lebih lanjut, Prabowo juga turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Macron dalam mempercepat penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

“Kami terima kasih dukungan Presiden, Macron untuk mempercepat perkembangan ini. Kita ingin tingkatkan kerja sama ini, meningkatkan investasi di kedua negara,” kata Prabowo.

Atas semua kerja sama yang telah terjalin, Prabowo mengatakan hubungan Indonesia dengan Prancis berada di tingkat yang paling baik. Bahkan, Prabowo merasa terhormat Indonesia diundang untuk bisa ikut dalam Parade Militer Tahunan (Defile) memperingati Hari Nasional Prancis (Bastille Day) pada 14 Juli 2025.

Menurut Prabowo, sebuah kehormatan Indonesia bisa menjadi salah satu undangan pada hari paling bersejarah bagi bangsa Prancis tersebut. Dan menurut Prabowo, Indonesia mungkin negara Asia pertama yang diundang pada defile di benua Eropa.

“Hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat, menurut saya, yang terbaik,” ujar Prabowo.

Muhammad Nuzul Ramadhan – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...