Arsenal mencatatkan sebuah rekor yang tidak diinginkan pada final Liga Champions UEFA musim 2025/26.
Menurut data yang dilaporkan BBC, Arsenal membukukan persentase penguasaan bola terendah untuk sebuah tim yang tampil di final Liga Champions sejak pencatatan statistik tersebut dimulai pada musim 2003/04.
Menariknya, rekor sebelumnya juga dipegang oleh Arsenal saat tampil di final Liga Champions 2006.
Pada laga tersebut, Arsenal bermain dengan 10 pemain selama 72 menit setelah kartu merah yang diterima Jens Lehmann pada awal pertandingan.
Catatan ini menggambarkan betapa sulitnya Arsenal mengembangkan permainan dan menguasai bola saat menghadapi lawan di partai puncak musim ini.
Meski gagal mengontrol jalannya pertandingan, pencapaian Arsenal mencapai final tetap menjadi bagian dari perjalanan impresif mereka sepanjang musim.
Fakta bahwa dua rekor terendah penguasaan bola di final Liga Champions sama-sama dimiliki Arsenal menjadikan statistik ini sebagai salah satu catatan unik dalam sejarah kompetisi tersebut.
Akbari Danico – Redaksi

