Sebuah insiden penembakan dilaporkan terjadi tidak jauh dari markas Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 di Kansas City, Missouri.
Menurut laporan The Athletic, peristiwa tersebut terjadi pada 6 Juni sekitar pukul 04.00 pagi waktu setempat di kawasan Troost Avenue.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi lengkap serta motif di balik kejadian tersebut.
Lokasi penembakan diketahui berada tidak jauh dari Swope Soccer Village, yang akan digunakan sebagai base camp Timnas Inggris selama gelaran Piala Dunia 2026.
Belum ada laporan yang mengindikasikan keterkaitan langsung antara insiden tersebut dengan tim nasional Inggris maupun aktivitas yang berkaitan dengan turnamen.
Meski demikian, kejadian ini kembali menyoroti isu keamanan menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pihak berwenang setempat diperkirakan akan meningkatkan pengamanan di berbagai area yang berkaitan dengan turnamen, terutama di sekitar lokasi latihan, hotel tim, serta stadion yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) disebut terus memantau perkembangan situasi bersama pihak keamanan lokal untuk memastikan seluruh persiapan tim berjalan sesuai rencana. Keamanan pemain, staf, dan pendukung dipastikan menjadi prioritas utama menjelang dimulainya turnamen.
Insiden ini juga menjadi pengingat bahwa penyelenggara Piala Dunia 2026 akan menghadapi tantangan besar di luar lapangan. Dengan jutaan suporter diperkirakan datang ke Amerika Utara selama turnamen berlangsung, koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan FIFA akan menjadi faktor penting untuk menjamin kelancaran serta keselamatan seluruh peserta dan pengunjung.
Akbari Danico – Redaksi

