Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa hilirisasi dan industrialisasi akan menjadi kunci utama untuk mendorong Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Lampung.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak generasi muda dan para pelaku usaha untuk mengambil peran aktif dalam transformasi ekonomi nasional yang sedang dijalankan pemerintah.
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, termasuk melalui upaya mewujudkan swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan. Setelah sektor energi semakin kokoh, pemerintah akan memfokuskan langkah berikutnya pada percepatan industrialisasi nasional. Ia menilai penguatan sektor industri menjadi fondasi penting bagi peningkatan daya saing dan kemandirian ekonomi Indonesia.
Prabowo menjelaskan bahwa program hilirisasi akan diterapkan pada berbagai komoditas strategis agar kekayaan alam Indonesia tidak lagi diekspor dalam bentuk bahan mentah. Seluruh sumber daya tersebut akan diolah di dalam negeri untuk menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat industri nasional. Kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia.
Presiden menilai hilirisasi membuka peluang besar bagi pengusaha muda untuk tumbuh sebagai pelaku utama pembangunan industri nasional. Karena itu, ia mendorong kader HIPMI dan generasi muda Indonesia agar tidak hanya menjadi konsumen di pasar domestik yang besar, tetapi juga menjadi produsen dan pemimpin industri.
Prabowo juga menekankan pentingnya kebanggaan terhadap produk dalam negeri, seraya menyoroti perkembangan industri nasional yang mulai menghasilkan berbagai produk strategis, termasuk kendaraan buatan anak bangsa yang telah digunakan oleh institusi negara.
Alexander Jason – Redaksi

