Timnas Norwegia menerapkan metode khusus untuk menjaga kondisi fisik para pemain selama menjalani persiapan menuju Piala Dunia 2026 di Greensboro, North Carolina, Amerika Serikat.
Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, mengungkapkan bahwa timnya secara rutin menggunakan tes urine untuk memantau tingkat hidrasi pemain di tengah cuaca panas yang melanda lokasi pemusatan latihan.
Menurut laporan Globo, seluruh pemain diminta memberikan sampel urine sebelum dan sesudah sesi latihan, serta setiap pagi setelah bangun tidur.
Data tersebut digunakan oleh tim medis untuk mengetahui kondisi cairan tubuh masing-masing pemain dan memastikan mereka tetap berada dalam kondisi optimal selama menjalani program latihan intensif.
Langkah ini diambil karena suhu dan tingkat kelembapan di wilayah North Carolina dinilai cukup tinggi, sehingga risiko dehidrasi menjadi perhatian serius bagi staf pelatih dan tim medis.
Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, tim dapat segera memberikan penanganan atau penyesuaian program apabila ditemukan tanda-tanda kekurangan cairan pada pemain tertentu.
Metode seperti ini semakin umum digunakan dalam sepak bola modern, terutama pada turnamen besar yang berlangsung di negara dengan kondisi cuaca ekstrem.
Norwegia berharap pendekatan ilmiah tersebut dapat membantu para pemain menjaga kebugaran terbaik mereka selama turnamen, sekaligus mengurangi risiko cedera maupun penurunan performa akibat faktor cuaca.
Persiapan fisik menjadi salah satu fokus utama Norwegia menjelang Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi tantangan berat baik dari kualitas lawan maupun kondisi lingkungan yang berbeda dibandingkan dengan Eropa Utara.
Akbari Danico – Redaksi

