Jerman mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan penampilan luar biasa setelah membantai Curaçao dengan skor telak 7-1 pada laga fase grup. Der Panzer menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara melalui permainan dominan sejak menit pertama.
Pasukan Jerman langsung membuka keunggulan pada menit ke-6 melalui Felix Nmecha. Namun Curaçao sempat memberikan kejutan ketika Livano Comenencia berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-21.
Gol tersebut menjadi momen bersejarah bagi Curaçao karena merupakan salah satu gol pertama mereka di panggung terbesar sepak bola dunia. Meski akhirnya kalah telak, momen itu tetap akan dikenang dalam sejarah sepak bola negara Karibia tersebut.
Setelah kebobolan, Jerman kembali mengambil alih kendali pertandingan. Nico Schlotterbeck membawa timnya unggul 2-1 pada menit ke-38 sebelum Kai Havertz memperbesar keunggulan melalui titik penalti di masa injury time babak pertama.
Memasuki babak kedua, dominasi Jerman semakin tak terbendung. Jamal Musiala mencetak gol pada menit ke-47, disusul Nathaniel Brown pada menit ke-68 dan Deniz Undav pada menit ke-76. Havertz kemudian menutup pesta gol Der Panzer lewat gol keduanya pada menit ke-88.
Kai Havertz menjadi sosok paling menonjol dalam pertandingan ini. Penyerang Jerman tersebut mencetak dua gol dan tampil efektif sepanjang laga, membuatnya layak dinobatkan sebagai Man of the Match.
Performa impresif Havertz juga melanjutkan tren positifnya di laga-laga besar. Setelah sebelumnya mencetak gol pada final Liga Champions, pemain berusia 27 tahun itu kembali menunjukkan kualitasnya di laga pembuka Piala Dunia dengan dua gol yang membantu Jerman meraih kemenangan meyakinkan.
Kemenangan 7-1 ini menjadi pernyataan tegas dari Jerman kepada para rival mereka di turnamen. Dengan lini serang yang tajam dan permainan yang begitu dominan, Der Panzer menunjukkan bahwa mereka datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar untuk kembali mengangkat trofi juara dunia.
Akbari Danico – Redaksi

