Iran berhasil meraih satu poin penting setelah menahan Belgia dengan skor 0-0 pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026. Hasil ini membuat persaingan di grup semakin terbuka, dengan belum ada satu pun tim yang meraih kemenangan hingga dua pertandingan pertama.
Belgia tampil lebih dominan sepanjang pertandingan dan terus menekan pertahanan Iran. Tim berjuluk De Rode Duivels menciptakan banyak peluang berbahaya, namun gagal menemukan jalan untuk menjebol gawang lawan.
Sosok yang menjadi pembeda dalam pertandingan ini adalah kiper Iran, Alireza Beiranvand. Penjaga gawang berpengalaman tersebut tampil luar biasa dan menjadi alasan utama mengapa Iran mampu membawa pulang satu poin.
Sepanjang laga, Beiranvand menghadapi total 23 tembakan dari para pemain Belgia. Namun, hampir seluruh ancaman berhasil dimentahkannya melalui serangkaian penyelamatan penting yang membuat frustrasi lini serang lawan.
Kiper berusia 33 tahun itu mencatatkan tujuh penyelamatan, 11 umpan panjang akurat, serta tiga high claims yang menunjukkan dominasinya di area kotak penalti. Penampilan lengkap tersebut menjadikannya salah satu penjaga gawang terbaik pada matchday ini.
Berkat performa heroiknya, Beiranvand kini menjadi pahlawan baru bagi Iran di Piala Dunia 2026. Ketenangannya di bawah mistar dan kemampuannya membaca arah serangan lawan menjadi fondasi utama keberhasilan Iran mengamankan hasil imbang.
Sementara itu, Belgia harus kembali puas berbagi poin setelah sebelumnya juga bermain imbang pada pertandingan pembuka. Meski memiliki banyak peluang, efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah yang masih belum mampu mereka atasi.
Hasil ini membuat Iran dan Belgia sama-sama mengoleksi dua poin dari dua pertandingan. Dengan Selandia Baru dan Mesir yang masih memiliki peluang untuk menambah poin, Grup G menjadi salah satu grup paling ketat di turnamen sejauh ini.
Bagi Iran, satu poin melawan Belgia terasa seperti kemenangan tersendiri. Di bawah tekanan sepanjang pertandingan, mereka mampu bertahan dengan disiplin dan mendapatkan hasil berkat aksi gemilang seorang Alireza Beiranvand yang tampil layaknya superhero di bawah mistar gawang.
Akbari Danico – Redaksi

