Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar latihan intensif sebagai bagian dari persiapan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini melibatkan seluruh personel yang akan bertugas pada puncak perayaan dan berlangsung sejak Minggu lalu hingga 25 Juni 2026 di Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat.
Latihan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan personel serta perlengkapan dalam menghadapi tugas operasional. Upaya ini menjadi bagian penting dari persiapan agar seluruh rangkaian peringatan dapat berjalan optimal.
Sejak pukul 07.00 WIB, Polri melaksanakan latihan terjun yang melibatkan Tim Penerjun Polri di Bandara Internasional Kertajati. Kegiatan ini menggunakan pesawat Polisi Udara jenis CN-295 sebagai sarana utama latihan operasi udara. Personel menjalani berbagai skenario penerjunan dengan variasi ketinggian antara 5.000 hingga 14.000 kaki. Latihan ini dirancang untuk mengasah kemampuan teknis, fisik, serta kesiapan menghadapi kondisi operasi yang beragam.
Latihan tersebut juga bertujuan meningkatkan profesionalisme dan disiplin personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Seluruh kegiatan dilakukan dengan pengawasan ketat dan menerapkan standar keselamatan penerbangan serta penerjunan yang berlaku. Sebanyak 118 personel dari berbagai satuan Polri dilibatkan dalam latihan ini. Kesiapan mereka diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
Sejumlah pejabat tinggi Polri turut meninjau langsung jalannya latihan sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para personel. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan pentingnya disiplin, keselamatan, dan profesionalisme dalam setiap tahapan latihan. Polri berharap seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini juga menjadi wujud dedikasi Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara.
Alexander Jason – Redaksi

