Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui empat langkah strategis yang diajukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Strategi tersebut diproyeksikan mampu menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun dari alokasi awal tanpa mengurangi kualitas nutrisi yang diberikan kepada para penerima manfaat.
Empat jurus efisiensi tersebut mencakup pemanfaatan pangan lokal secara optimal, integrasi rantai pasok dari petani dan peternak daerah, digitalisasi sistem pengawasan distribusi, serta kolaborasi berbasis komunitas di tingkat desa. Langkah-langkah tersebut dirancang untuk memangkas biaya logistik yang tinggi sekaligus mencegah terjadinya kebocoran anggaran di lapangan selama masa implementasi program nasional itu berjalan.
DPR menegaskan dukungannya terhadap efisiensi tersebut dan meminta BGN untuk tetap menjaga standar baku mutu makanan yang dibagikan kepada anak-anak dan ibu hamil. Dengan penghematan anggaran yang signifikan, alokasi sisa dana diharapkan dapat dialihkan untuk memperkuat infrastruktur pendukung kesehatan dan ketahanan pangan lainnya di berbagai wilayah Indonesia.
Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

