Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia sebagai wujud nyata dukungan sektor swasta dalam mempercepat transisi menuju sistem transportasi rendah emisi.
Komitmen tersebut disampaikan dalam acara peluncuran yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (29/6/2026). Menko AHY menegaskan bahwa keberhasilan transisi tersebut harus diiringi dengan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data pemerintah, sektor energi menyumbang sekitar 55 persen emisi karbon nasional, dengan sektor transportasi berkontribusi sebesar 22 persen di mana mayoritas berasal dari transportasi darat. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong kebijakan transisi energi baru dan terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Menko AHY juga memuji langkah konkret Grab Indonesia yang berhasil melipatgandakan armada kendaraan listriknya dari 14 ribu unit pada tahun lalu menjadi 28 ribu unit per Juni 2026, dengan target mencapai 42 ribu unit di akhir tahun.
Guna membangun kepercayaan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik, pemerintah berkomitmen memperkuat ekosistem melalui pemberian insentif bagi investor, pengembangan rantai pasok baterai nasional, hingga perluasan jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Penambahan titik pengisian daya tersebut diprioritaskan di Pulau Jawa yang padat penduduk, namun juga akan diperluas ke luar Jawa secara merata demi memastikan kenyamanan mobilitas masa depan yang ramah lingkungan.
Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

