Government World

Iran Tolak Campur Tangan Internasional Terkait Operasi Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa Iran menolak usulan keterlibatan pihak ketiga dalam proses pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Menurutnya, proses tersebut telah diatur dalam nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat, sehingga tidak memerlukan intervensi negara lain. Ia menegaskan Teheran akan menjalankan kewajiban tersebut sesuai ketentuan yang telah disepakati.

Dalam MoU tersebut, Iran bertanggung jawab membersihkan ranjau di Selat Hormuz dalam waktu 30 hari sebagai bagian dari pemulihan jalur pelayaran internasional. Kesepakatan itu juga memberikan hak kepada Iran untuk menolak keterlibatan militer asing dalam operasi pembersihan ranjau. Dokumen tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tanpa pertemuan langsung.

Pernyataan Baghaei muncul setelah Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyampaikan rencana negaranya untuk berkoordinasi dengan mitra internasional dalam upaya mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Menurut Macron, kerja sama tersebut bertujuan memastikan kebebasan navigasi dan keamanan lalu lintas kapal di kawasan strategis tersebut. Sebelumnya, sejumlah negara Barat juga telah membahas isu keamanan Selat Hormuz dalam berbagai pertemuan militer.

Ketegangan di Selat Hormuz meningkat setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari, yang kemudian dibalas Teheran dengan menutup jalur pelayaran tersebut. Penolakan Iran terhadap keterlibatan pihak ketiga menunjukkan sikapnya untuk mempertahankan kendali penuh atas pelaksanaan kesepakatan yang telah dibuat. Langkah itu sekaligus menegaskan bahwa penyelesaian persoalan keamanan di Selat Hormuz, menurut Iran, harus tetap berada dalam kerangka MoU yang telah disepakati kedua negara.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...