National

Prabowo: Indonesia-Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama, Perkuat Industri hingga Pertanian

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko resmi meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 sebagai landasan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua Negara. Peluncuran tersebut bertepatan dengan kunjungan resmi Lukashenko ke Indonesia, yang sekaligus menjadi kunjungan balasan atas lawatan Prabowo ke Minsk pada Juli tahun lalu.

Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan dengan Lukashenko, Prabowo menegaskan bahwa peluncuran peta jalan tersebut mencerminkan komitmen Indonesia dan Belarus untuk membangun kerja sama yang lebih terarah dan saling menguntungkan di berbagai sektor strategis.

Kedua negara juga membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat kemitraan di bidang politik, ekonomi, perdagangan, industri, ketahanan pangan, serta pembangunan sumber daya manusia.

Di sektor ketahanan pangan, Prabowo mengatakan, Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi. Kerja sama akan diperkuat melalui pengembangan pertanian modern, penyediaan pupuk, teknologi pertanian, serta alat berat guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Di bidang ekonomi, kedua negara juga sepakat memperluas kemitraan yang mendukung agenda pembangunan nasional masing-masing. Kerja sama ke depan akan mencakup pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, serta pengembangan teknologi.

Di sektor perdagangan, Prabowo mengapresiasi Belarus yang telah menyelesaikan proses ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement. Ia mengatakan bahwa Indonesia saat ini juga tengah menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian tersebut.

Di bidang industri, Prabowo menyoroti potensi besar untuk meningkatkan investasi dan joint venture antara pelaku usaha kedua negara, khususnya pada industri manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri. Di bidang sosial budaya dan pembangunan sumber daya manusia (SDM), Indonesia dan Belarus akan mendorong kerja sama yang lebih erat.

Selain itu, menurut Prabowo, komitmen Indonesia dan Belarus dalam memperkuat hubungan bilateral juga dibuktikan dengan disepakatinya sejumlah dokumen kerja sama di bidang kesehatan, budaya, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, serta jasa keuangan. Dalam kesempatan ini, Prabowo dan Lukashenko juga bertukar pandangan mengenai isu-isu di tingkat kawasan dan global.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...