Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan menggelar sosialisasi pola pengasuhan positif sebagai bagian dari upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan yang berlangsung di GOR Kecamatan Kebayoran Baru, Kelurahan Gandaria Utara, diikuti oleh 150 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya membangun lingkungan keluarga yang aman, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Selatan, Rizky Hamid, menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan membentuk karakter anak. Menurutnya, pola pengasuhan yang mengedepankan kasih sayang, komunikasi yang sehat, serta keterlibatan aktif ayah dan ibu menjadi fondasi utama dalam menciptakan keluarga yang harmonis sekaligus mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap fenomena fatherless, Rizky menilai peran kedua orang tua harus berjalan seimbang agar anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat.
Rizky juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui, menyaksikan, maupun mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, keberanian untuk melapor merupakan langkah awal agar korban dapat segera memperoleh perlindungan dan penanganan yang tepat.
Oleh karena itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Provinsi DKI Jakarta maupun pos pengaduan yang tersedia di 10 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di wilayah Jakarta Selatan, yang seluruh layanannya dapat diakses tanpa dipungut biaya.
Salah seorang peserta, Julia Indrawati, mengaku memperoleh banyak manfaat dari sosialisasi tersebut karena materi yang disampaikan relevan dengan tantangan pengasuhan anak saat ini. Sebagai seorang ibu, ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap pengaruh lingkungan terhadap perkembangan anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jakarta Selatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pola pengasuhan positif serta memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.
Alexander Jason – Redaksi

