Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan India memiliki hubungan yang telah terjalin selama ratusan tahun melalui sejarah, peradaban, dan budaya. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri jamuan bersama komunitas India di Indonesia yang turut dihadiri Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta.
Menurut Prabowo, kedekatan historis kedua negara menunjukkan bahwa Indonesia sejak lama banyak mempelajari dan mengadopsi berbagai nilai serta warisan budaya dari India.
Prabowo menjelaskan bahwa pengaruh peradaban India masih terasa hingga kini, salah satunya melalui bahasa Indonesia yang banyak menyerap kosakata Sanskerta. Ia juga menyoroti penggunaan nama-nama masyarakat Indonesia yang berasal dari bahasa Sanskerta sebagai bukti kuat hubungan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad. Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi landasan penting untuk terus mempererat kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang.
Presiden juga mengingatkan bahwa hubungan Indonesia dan India tetap terjaga setelah keduanya menjadi negara modern yang merdeka. Ia mencontohkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang menjadi tamu kehormatan pada perayaan Hari Republik India pertama pada 1950.
Prabowo mengatakan dirinya merasa terhormat karena juga mendapat kehormatan serupa sebagai tamu utama pada perayaan Hari Republik India pada 26 Januari 2025, hanya beberapa bulan setelah dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Indonesia dan India. Ia berharap kedekatan sejarah, budaya, dan persahabatan kedua negara dapat menjadi fondasi untuk memperkuat kerja sama strategis di berbagai sektor pada masa mendatang. Menurutnya, hubungan yang erat antara Indonesia dan India akan memberikan manfaat bagi kedua negara sekaligus memperkuat kemitraan yang telah terbangun selama bertahun-tahun.
Alexander Jason – Redaksi

