Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bersama DPRD Jakarta masih mengkaji besaran tarif baru Transjakarta dan Transjabodetabek.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan usulan tarif dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) telah diterima dan saat ini sedang dipelajari. Sebelum menetapkan tarif final, Pemprov akan menghitung kembali kebutuhan subsidi untuk kedua layanan transportasi tersebut.
Pramono menjelaskan, pembahasan tarif masih menjadi bagian dari pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama DPRD Jakarta. Menurutnya, keputusan mengenai tarif baru harus mempertimbangkan besarnya subsidi yang akan diberikan pemerintah agar kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik.
Ia juga memastikan program tarif gratis bagi 15 kelompok masyarakat pengguna Transjakarta akan tetap dipertahankan, bahkan diperluas agar semakin banyak warga dapat menikmati layanan transportasi tanpa biaya. Dengan skema tersebut, kenaikan tarif nantinya hanya akan berdampak pada penumpang yang dinilai mampu membayar tarif normal.
Pramono menegaskan dirinya bersama Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno akan menetapkan kebijakan tarif secara hati-hati dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat. Hasil kajian dan perhitungan subsidi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam beberapa minggu ke depan sebelum keputusan resmi diumumkan.
Alexander Jason – Redaksi

