Spanyol memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Belgia dengan skor dramatis 2-1 pada babak perempat final. Gol telat Mikel Merino kembali menjadi penentu kemenangan La Roja, sekaligus mengakhiri perjalanan Belgia di turnamen.
Fabián Ruiz membawa Spanyol unggul lebih dulu pada menit ke-30 melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Belgia mampu merespons dengan cepat lewat gol Charles De Ketelaere pada menit ke-41 yang membuat kedua tim memasuki babak kedua dalam keadaan imbang.
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Mikel Merino kembali muncul sebagai pahlawan. Gelandang Arsenal itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-89 setelah memanfaatkan kesalahan fatal kiper Belgia, Senne Lammens, yang gagal mengamankan bola dengan sempurna.
Blunder tersebut menjadi momen yang paling menentukan dalam pertandingan. Belgia yang tampil cukup disiplin sepanjang laga harus membayar mahal satu kesalahan di menit-menit akhir, sekaligus mengubur impian mereka untuk melangkah ke semifinal.
Sementara itu, Lamine Yamal kembali menunjukkan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik di dunia. Meski tidak mencetak gol, winger berusia 18 tahun itu tampil luar biasa dan kembali dinobatkan sebagai FIFA Man of the Match.
Yamal mencatatkan statistik impresif dengan 12 sentuhan di kotak penalti lawan, 6 tembakan, 4 dribel sukses (terbanyak bersama pemain lain), akurasi umpan panjang 100%, memenangkan 9 dari 16 duel darat, serta melakukan 4 kali ball recovery. Penampilannya terus menjadi motor serangan Spanyol sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini mengantarkan Spanyol ke semifinal dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi. Konsistensi permainan kolektif yang dipadukan dengan kontribusi pemain-pemain muda seperti Lamine Yamal membuat La Roja kembali menjadi kandidat kuat untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Akbari Danico – Redaksi

