Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi badan usaha milik negara (BUMN) yang dinilai selama ini menjadi salah satu sumber praktik korupsi. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, dengan menegaskan pemerintah akan memperkuat tata kelola BUMN dan menindak berbagai penyimpangan.
Prabowo menyatakan BUMN yang bermasalah akan ditertibkan sebagai bagian dari upaya mencegah kebocoran keuangan negara. Ia juga kembali mengingatkan para pelaku korupsi agar menghentikan praktik yang merugikan negara dan masyarakat, seraya menegaskan bahwa masyarakat kini semakin kritis dan tidak mudah dibohongi.
Selain itu, Presiden meminta para koruptor mengembalikan seluruh kekayaan negara yang telah dicuri. Menurutnya, rakyat membutuhkan keadilan dan dana yang selama ini hilang akibat korupsi seharusnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Prabowo menambahkan anggaran negara yang terselamatkan dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Ia menilai guru, tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta aparatur sipil negara perlu memperoleh kesejahteraan yang lebih baik agar dapat bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Alexander Jason – Redaksi

