Economy National World

S&P Kembali Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia dengan Outlook Stabil

Keputusan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings yang kembali mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil dinilai menjadi sinyal bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih dipercaya oleh pasar global.

Dalam keterangan resminya, S&P menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski dunia masih menghadapi tekanan akibat tingginya suku bunga global, volatilitas pasar keuangan, ketegangan geopolitik, hingga fluktuasi harga energi dan komoditas.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, penilaian tersebut sekaligus mencerminkan prospek ekonomi nasional yang tetap positif. Sejumlah pakar menilai afirmasi tersebut bukan hanya mempertahankan status investment grade, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan disiplin fiskal di tengah berbagai tantangan global.

Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia, David Sutyanto, mengatakan, keputusan S&P memberikan pesan yang jelas bahwa kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia masih terjaga meski menghadapi tekanan fiskal, volatilitas nilai tukar, dan dinamika ekonomi global.

Menurutnya, S&P melihat prospek stabil Indonesia ditopang oleh ekspektasi pemulihan penerimaan negara, perbaikan ekspor seiring membaiknya harga komoditas, serta komitmen pemerintah menjaga defisit fiskal di bawah 3 persen dari PDB. Kondisi tersebut membuat pasar global masih memberikan ruang kepercayaan kepada Indonesia selama arah kebijakan fiskal tetap terukur dan dapat diprediksi.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan keputusan S&P mencerminkan kepercayaan terhadap konsistensi pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus melanjutkan reformasi struktural.

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...