Economy National World

Tekanan Global Berlanjut, Rupiah Terkoreksi ke Posisi Rp18.129 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp18.129 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, turun 20 poin atau 0,11 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelemahan rupiah terjadi seiring pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga berada di zona merah terhadap dolar AS.

Sejumlah mata uang regional seperti yuan China, peso Filipina, ringgit Malaysia, dan dolar Singapura turut melemah terhadap dolar AS. Sementara itu, won Korea Selatan, yen Jepang, dan dolar Hong Kong mencatat penguatan tipis. Di sisi lain, mata uang utama negara maju seperti euro, poundsterling, dolar Australia, dolar Kanada, dan franc Swiss juga menguat terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah masih berpotensi tertekan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dunia dan penguatan indeks dolar AS. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membebani pergerakan mata uang Garuda.

Meski demikian, Lukman menilai keputusan S&P yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia dapat membantu menahan pelemahan rupiah agar tidak lebih dalam. Ia memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp18.050 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...