Metropolitan

PAM Jaya Umumkan Potensi Gangguan Air di Wilayah Cengkareng, Warga Diminta Waspada

Sejumlah warga di Cengkareng, Jakarta Barat mulai bersiap menghadapi potensi gangguan pasokan air bersih dari PAM JAYA yang dijadwalkan berlangsung mulai 17 hingga 22 Juli 2026. Gangguan tersebut diperkirakan terjadi akibat pekerjaan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

Menyikapi informasi tersebut, warga mulai menyiapkan berbagai wadah penampungan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa perawatan berlangsung. Antisipasi ini menunjukkan besarnya ketergantungan masyarakat terhadap layanan air bersih sebagai kebutuhan dasar.

Salah seorang warga Cengkareng Barat, Yanti mengaku telah menyiapkan tong, ember, dan galon kosong untuk menampung air karena tidak memiliki tangki penyimpanan. Ia berharap gangguan pasokan tidak berlangsung hingga enam hari mengingat air sangat dibutuhkan untuk memasak, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Jika persediaan air habis, Yanti berencana membeli air dari pedagang keliling atau memanfaatkan sumber air tanah yang tersedia di musala dekat rumahnya. Kondisi tersebut menggambarkan bagaimana masyarakat harus mencari berbagai alternatif ketika layanan air bersih mengalami gangguan.

Hal serupa juga disampaikan warga lainnya, Risma, yang tinggal bersama delapan anggota keluarga dalam satu rumah. Ia mengaku lebih siap menghadapi gangguan tersebut karena memiliki bak penampungan air berukuran besar yang akan diisi penuh sebelum pekerjaan perawatan dimulai.

Namun, Risma tetap berharap proses perbaikan dapat selesai lebih cepat agar aktivitas keluarga, termasuk mandi dan mencuci sebelum bekerja, tidak terganggu. Pengalaman warga menunjukkan bahwa dampak penghentian sementara pasokan air akan semakin besar bagi rumah tangga dengan jumlah penghuni yang banyak.

Sementara itu, Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan menjelaskan bahwa penyesuaian pasokan air berpotensi memengaruhi sekitar 55.272 pelanggan di tujuh kelurahan, yakni Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur. Selama proses perawatan, tekanan air diperkirakan menurun hingga penghentian sementara aliran di sejumlah wilayah terdampak.

PAM JAYA mengimbau pelanggan untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah antisipasi. Keberhasilan pelaksanaan perawatan ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan layanan air bersih dalam jangka panjang, meskipun masyarakat harus menghadapi ketidaknyamanan sementara selama proses berlangsung.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...