Metropolitan

Rano Karno Dorong Ruang Publik Jakarta Jadi Galeri Seni

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya dengan memperkuat ekosistem seni dan kebudayaan melalui dukungan kepada para pelaku budaya, perluasan akses terhadap kegiatan seni, pengembangan ruang kreatif, serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, saat membuka Pameran Seni Rupa Jakarta PROVOKE! 2026 di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/7).

“Saya merasa senang bahwa kota ini terus bergerak menjadi simpul peradaban dan kemajuan bangsa melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurut Rano, Jakarta tidak hanya tengah mempersiapkan perayaan lima abad usianya, tetapi juga merancang warisan bagi generasi mendatang. Warisan tersebut bukan semata pembangunan fisik, melainkan identitas kota yang tumbuh dari budaya dan kreativitas masyarakat.

Rano menyambut baik penyelenggaraan Jakarta PROVOKE! karena seni tidak harus selalu hadir di galeri. Ia menyebut ruang publik juga dapat menjadi tempat bertemunya karya seni dengan masyarakat sehingga mampu menghidupkan kota sekaligus memperluas akses terhadap seni.

Rano berharap Jakarta PROVOKE! terus berkembang menjadi ruang yang melahirkan karya-karya berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga mengajak penyelenggara memanfaatkan lebih banyak ruang terbuka di Jakarta sebagai galeri seni pada peringatan 500 tahun Jakarta tahun depan.

“Saya menantang panitia agar pada peringatan 500 tahun Jakarta nanti kita memanfaatkan ruang terbuka yang membentang mulai dari Ratu Plaza hingga Bundaran Hotel Indonesia sebagai ruang pamer seni. Momentum lima abad Jakarta harus menjadi perayaan budaya yang luar biasa,” tandasnya.

Menurutnya, ruang-ruang publik dapat menjadi panggung bagi para seniman untuk menampilkan karya terbaik sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.

“Jakarta PROVOKE! harus terus memprovokasi lahirnya ide-ide baru dan karya-karya terbaik. Dengan demikian, Jakarta tidak hanya dikenal sebagai kota modern, tetapi juga sebagai kota yang hidup dengan kreativitas dan kebudayaan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jakarta PROVOKE! adalah hasil kolaborasi Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dengan Yayasan Artpora Jakarta PROVOKE!. Sebanyak 25 karya baru dipamerkan dengan mengangkat beragam isu perkotaan, seperti hunian, transportasi, lingkungan, hingga dinamika kehidupan masyarakat Jakarta. Sejumlah karya memanfaatkan material daur ulang sebagai wujud kreativitas sekaligus kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...