Michael Olise dikabarkan menangis di ruang ganti usai gagal memanfaatkan dua peluang emas dalam laga Prancis. Menurut laporan L’Equipe, winger berusia 24 tahun itu menyalahkan dirinya sendiri atas hasil yang diraih timnya.
Dilansir dari L’Equipe, Olise tampak sangat terpukul seusai laga dan terus menyalahkan dirinya sendiri akibat dua peluang matang yang gagal dikonversi menjadi gol.
“Olise terlihat menangis di ruang ganti, menyalahkan dirinya sendiri karena gagal memanfaatkan dua peluang emas,” tulis L’Equipe.
Melihat kondisi sang pemain, pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, langsung menghampirinya untuk memberikan dukungan. Menurut laporan tersebut, Deschamps berusaha menghibur Olise yang masih larut dalam kekecewaan setelah kesempatan-kesempatan penting itu terbuang sia-sia.
Ironisnya, malam yang berat bagi Olise juga diwarnai sebuah pencapaian bersejarah. Dalam pertandingan tersebut, ia mencatatkan assist ketujuhnya di Piala Dunia 2026, sekaligus memecahkan rekor milik legenda Brasil, Pelé, sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.
Meski gagal membawa Prancis meraih hasil yang diinginkan, performa Olise sepanjang turnamen tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh. Rekor yang berhasil diukir menjadi bukti kontribusinya, meski pada malam itu rasa kecewa lebih mendominasi dibanding kebahagiaan.
Menurut laporan L’Equipe, rekan-rekan setim dan staf pelatih memberikan dukungan penuh kepada Olise agar segera bangkit. Dengan usia yang masih muda dan performa impresif sepanjang turnamen, sang winger diyakini masih memiliki banyak kesempatan untuk menorehkan prestasi yang lebih besar di masa depan.
Akbari Danico -Redaksi

