Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari mengungkapkan luas perkebunan kelapa sawit ilegal di Indonesia diperkirakan mencapai 6 juta hektare. Menurutnya, luas tersebut setara dengan sekitar 12 kali Pulau Bali atau hampir separuh luas Pulau Jawa.
Pernyataan itu disampaikan Qodari saat melakukan kunjungan kerja dan meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026).
“Ternyata kebun sawit ilegal di Indonesia luasnya mencapai 6 juta hektare. Besar sekali, 6 juta hektare itu kurang lebih separuh Pulau Jawa,” kata Qodari di hadapan jajaran pemerintah daerah, ratusan kepala desa, dan pengurus KDMP, Rabu (22/7/2026).
Untuk memberikan gambaran mengenai besarnya luasan tersebut, Qodari membandingkannya dengan luas Pulau Bali yang mencapai sekitar 500 ribu hektare.
“Kalau dibandingkan dengan Bali, itu 12 kali Pulau Bali. Karena Pulau Bali itu luasnya sekitar setengah juta hektare saja. Dan temuan ini diungkap langsung oleh Presiden Prabowo,” katanya.
Qodari menjelaskan, penemuan jutaan hektare perkebunan sawit ilegal merupakan bagian dari langkah tegas pemerintah dalam mengoreksi ketimpangan dan kejanggalan struktur ekonomi nasional. Menurutnya selama ini Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencatatkan pertumbuhan rata-rata sekitar 5 persen per tahun. Namun, pertumbuhan tersebut dinilai tidak sehat karena tidak menyentuh lapisan masyarakat bawah secara merata.
“Teorinya, kalau kue ekonominya membesar, kelas menengahnya juga membesar. Namun yang terjadi justru kelas menengah mengalami penurunan, dan kelompok masyarakat hampir miskin (near-poor) justru meningkat,” ungkapnya.

