Arsenal mengonfirmasi bahwa William Saliba mengalami cedera punggung yang membuatnya harus menepi dalam waktu yang cukup lama. Menurut laporan Ben Jacobs, cedera tersebut dialami sang bek saat membela Prancis pada laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, yang memaksanya ditarik keluar sebelum pertandingan berakhir.
Dalam pernyataan resmi klub, Arsenal menjelaskan bahwa Saliba telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis secara menyeluruh. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa operasi tidak diperlukan, namun pemain berusia 25 tahun itu tetap harus menjalani program rehabilitasi untuk memulihkan kondisinya.
“Hasil pemeriksaan menyeluruh menyimpulkan bahwa operasi tidak direkomendasikan. William kini akan memulai program pemulihan yang terkontrol.”
Arsenal juga menyampaikan bahwa proses rehabilitasi Saliba akan dimulai secepatnya dengan pengawasan intensif dari tim medis klub. Meski demikian, The Gunners belum memberikan kepastian mengenai tanggal kembalinya sang pemain ke lapangan.
“Program rehabilitasi William akan dimulai segera, dengan penanganan yang terus dipantau. Ia diperkirakan akan absen dalam jangka waktu yang cukup lama.”
Dilansir dari Ben Jacobs, cedera tersebut menjadi pukulan bagi Arsenal menjelang dimulainya musim baru. Saliba selama ini merupakan salah satu pilar utama di lini belakang dan menjadi sosok yang hampir tak tergantikan dalam skuad Mikel Arteta.
Absennya bek timnas Prancis itu juga menjadi kerugian besar bagi Arsenal yang tengah bersiap menghadapi padatnya jadwal kompetisi domestik maupun Eropa. Kini, fokus utama klub adalah memastikan proses pemulihan Saliba berjalan dengan baik agar ia dapat kembali ke lapangan dalam kondisi terbaiknya.
Akbari Danico – Redaksi

