Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, Wagub Rano Dorong Lahirnya Generasi Kreatif, Berkarakter, dan Cinta Budaya

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Jakarta sebagai tuan rumah CULTURA & Children Global Symposium 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Jakarta dalam membangun kota global yang inklusif, berbudaya, dan ramah anak.

Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 sekaligus peluncuran CULTURA di Auditorium Utama Museum Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

“Ini menunjukkan komitmen Jakarta membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menjadi kota budaya, kota global yang inklusif, sekaligus kota yang ramah bagi anak,” ujar Rano.

Rano mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong agar CULTURA menjadi agenda tahunan menuju Festival CULTURA 2027. Selain menjadi ruang pengembangan karakter anak, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat diplomasi budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata Jakarta.

Menurut Rano, melalui Children Global Symposium, anak-anak dari berbagai latar belakang dapat berdiskusi mengenai berbagai isu, mulai dari lingkungan, keadilan, hingga masa depan. Karena itu, anak perlu diberi ruang untuk menyampaikan gagasan dan aspirasinya sebagai bagian dari proses pembangunan.

“Bagi kami, anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus diberi ruang untuk menyampaikan gagasan dan aspirasinya,” tegasnya.

Wagub Rano juga mengapresiasi kolaborasi Kementerian Kebudayaan RI, Keana Production, dan berbagai mitra dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menandaskan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat akan terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak ruang kreatif bagi anak-anak.

Rano juga berharap semangat CULTURA tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini, melainkan terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah anak.

“Momentum ini harus menjadi langkah nyata mewujudkan Friendly City for Children, di mana setiap anak merasa aman, didengar, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Kalau kita mampu menyiapkan generasi yang kreatif, toleran, dan berkarakter mulai hari ini, saya yakin masa depan Jakarta sebagai kota global akan dibangun oleh tangan-tangan mereka,” pungkasnya.

Sebagai informasi, CULTURA tahun ini bertema The Future is Us: Leaders, Builders, and Believers, mengajak untuk lebih mendengar suara anak, memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpendapat, berkarya, dan mengambil peran. Acara dihadiri delegasi anak dan remaja dari Indonesia maupun dari 15 negara sahabat, seperti Kanada, Bulgaria, Meksiko, Jerman, Polandia, Kroasia, Belanda, Norwegia, Austria, dan Inggris.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...