National

Perry Warjiyo Mundur, Bank Indonesia Pastikan Stabilitas Moneter Tetap Terjaga

Bank Indonesia (BI) memastikan stabilitas moneter dan sistem keuangan tetap terjaga setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI. Rapat Dewan Gubernur menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur BI untuk menjamin keberlanjutan pelaksanaan tugas bank sentral.

Pengunduran diri Perry Warjiyo disampaikan secara sukarela karena alasan pribadi pada Sabtu (25/7/2026). Menindaklanjuti hal tersebut, Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada Minggu (26/7/2026) menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Bank Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa keputusan tersebut sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (Undang-Undang Bank Indonesia).

“Kami mewakili pemerintah menyampaikan kepada seluruh masyarakat, marilah kita terus menjalankan tugas kita sesuai dengan kewenangan kita yang sudah diberikan oleh Undang-Undang, dimana Bank Indonesia memiliki peranan untuk menjaga moneter kita, sementara pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan juga menjalankan fungsi menjaga fiskal,” kata Pras dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7).

Sementara itu, Plt. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan operasional dan mandat Bank Indonesia akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, BI akan terus menjalankan tugas menjaga stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Destry juga menekankan bahwa Bank Indonesia akan tetap mengedepankan tata kelola kelembagaan yang profesional serta memperkuat sinergi dengan pemerintah tanpa mengabaikan independensi dan mandat masing-masing lembaga.

“Dalam menjalankan tugas dan kewenangan tersebut, Bank Indonesia akan terus mengedepankan tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional, serta menjaga sinergi dan koordinasi dengan pemerintah dengan tetap menghormati tugas, kewenangan, dan mandat masing-masing lembaga,” ucapnya.

Pemerintah dan Bank Indonesia berharap transisi kepemimpinan ini tidak memengaruhi kepercayaan pasar maupun pelaksanaan kebijakan moneter. Koordinasi antara otoritas moneter dan fiskal akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika perekonomian global.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...