National

BI Jamin Stabilitas Moneter Tetap Terjaga Usai Perry Warjiyo Mundur

Bank Indonesia (BI) memastikan arah kebijakan moneter tetap berjalan tanpa perubahan meski terjadi pergantian kepemimpinan di bank sentral. Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur BI, Destry Damayanti, meminta pelaku pasar tetap tenang menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI pada 26 Juli 2026 karena alasan pribadi.

Pemerintah bergerak cepat dengan menunjuk Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia guna menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memastikan seluruh kebijakan strategis tetap berjalan sesuai rencana.

Destry menegaskan perubahan pimpinan tidak akan memengaruhi kinerja Bank Indonesia karena seluruh kebijakan telah dirancang secara berkelanjutan dan dijalankan oleh institusi secara kolektif.

Menurutnya, BI tetap berkomitmen menjalankan mandat menjaga stabilitas sistem keuangan, mengendalikan inflasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Karena itu, Destry mengimbau pelaku pasar agar tidak bereaksi berlebihan terhadap perubahan kepemimpinan tersebut. Seluruh instrumen kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan, kata dia, tetap dioperasikan sebagaimana mestinya sehingga tidak ada perubahan dalam pelaksanaannya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Bank Indonesia akan terus menjaga kredibilitas kebijakan dan kesinambungan koordinasi dengan pemerintah dalam menghadapi dinamika ekonomi global maupun domestik.

Destry menjelaskan bahwa fokus utama BI saat ini tetap menjaga kestabilan nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar keuangan global maupun domestik. Bank Indonesia akan terus hadir di pasar melalui berbagai instrumen intervensi untuk memastikan volatilitas rupiah tetap terkendali.

Instrumen yang digunakan meliputi transaksi pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), hingga Non-Deliverable Forward (NDF) sebagai bagian dari strategi stabilisasi.

Selain menjaga stabilitas rupiah, BI tetap mempertahankan kebijakan makroprudensial yang diarahkan untuk mendorong pembiayaan dan memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari keputusan yang telah disepakati dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia sehingga pelaksanaannya tetap berlanjut.

Destry menekankan sistem kepemimpinan di Bank Indonesia bersifat kolektif dan kolegial sehingga kesinambungan kebijakan tidak bergantung pada satu individu. Dengan komitmen tersebut, Bank Indonesia optimistis kepercayaan pelaku pasar tetap terjaga dan stabilitas sektor keuangan nasional dapat dipertahankan selama masa transisi kepemimpinan.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...