Harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (30/7/2026), seiring menguatnya harga emas di pasar logam mulia. Harga perak Antam naik Rp550 menjadi Rp39.200 per gram setelah sehari sebelumnya sempat turun dengan nominal yang sama.
Kenaikan tersebut menunjukkan pergerakan positif pada dua komoditas investasi logam mulia yang banyak diminati masyarakat. Antam juga terus menyediakan berbagai pilihan produk perak sebagai alternatif investasi jangka panjang.
Perusahaan menawarkan produk silver bar dalam ukuran 250 gram dengan metode casting serta 500 gram dengan desain klasik dan finishing halus. Keberadaan berbagai pilihan ukuran tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan investor maupun kolektor logam mulia.
Selain memperluas pilihan investasi, produk perak Antam juga menjadi pelengkap portofolio bagi masyarakat yang ingin melakukan diversifikasi aset. Langkah ini memperkuat posisi Antam sebagai penyedia produk logam mulia di Indonesia.
Di sisi lain, harga emas Antam juga mencatat kenaikan sebesar Rp15.000 menjadi Rp2,616 juta per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas meningkat lebih tinggi, yakni Rp35.000 menjadi Rp2,381 juta per gram. Kenaikan pada harga jual dan buyback mencerminkan penguatan nilai emas yang terjadi pada perdagangan hari tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian bagi investor yang memanfaatkan momentum pergerakan harga logam mulia.
Pergerakan harga emas dan perak yang sama-sama menguat menunjukkan tren positif di pasar logam mulia pada akhir Juli 2026. Bagi investor, perubahan harga tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan strategi investasi sesuai kondisi pasar.
Diversifikasi antara emas dan perak juga dinilai dapat membantu mengelola risiko sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan nilai aset. Dengan berbagai produk yang tersedia, Antam terus mendukung kebutuhan investasi logam mulia masyarakat Indonesia.
Alexander Jason – Redaksi

