Chelsea dipastikan lolos dari hukuman pengurangan poin setelah memenangkan proses banding kepada Football Association (FA). Menurut laporan Daily Mail Sport pada Jumat (31/7), The Blues hanya dijatuhi denda sebesar £10 juta serta larangan transfer selama dua jendela yang bersifat ditangguhkan hingga 30 Juni 2027. Sanksi larangan transfer tersebut baru akan diberlakukan apabila Chelsea kembali melakukan pelanggaran serupa di masa mendatang.
Kasus ini bermula dari 74 dakwaan yang dijatuhkan FA kepada Chelsea pada 2025. Dakwaan tersebut berkaitan dengan dugaan pembayaran rahasia kepada agen pemain dan pihak ketiga dalam sejumlah transfer yang terjadi pada periode 2011 hingga 2018, saat klub masih berada di bawah kepemilikan Roman Abramovich.
Beberapa transfer yang menjadi bagian dari penyelidikan tersebut melibatkan nama-nama besar seperti Eden Hazard, David Luiz, Ramires, Willian, Samuel Eto’o, André Schürrle, dan Nemanja Matić. FA menilai terdapat pelanggaran regulasi terkait pembayaran yang tidak dilaporkan secara resmi dalam proses transfer para pemain tersebut.
Laporan yang sama menyebut bahwa setelah BlueCo mengambil alih kepemilikan Chelsea pada 2022, manajemen baru secara sukarela melaporkan dugaan pelanggaran historis tersebut kepada FA, Premier League, dan UEFA. Langkah kooperatif itu menjadi salah satu faktor penting dalam proses penyelesaian kasus.
Setelah penyelidikan yang berlangsung selama beberapa tahun, FA akhirnya menutup kasus tersebut pada Juli 2026. Chelsea pun terhindar dari hukuman pengurangan poin, meski tetap harus membayar denda £10 juta dan menjalani masa percobaan berupa larangan transfer dua jendela yang hanya akan berlaku jika klub kembali melakukan pelanggaran sebelum 30 Juni 2027.
Akbari Danico – Redaksi

