Football Sports

Infantino Janjikan Final Piala Dunia 2030 Digelar di Maroko

Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan telah menjanjikan Maroko sebagai tuan rumah final Piala Dunia 2030, yang akan diselenggarakan bersama Spanyol, Portugal, dan Maroko. Laga puncak turnamen tersebut direncanakan berlangsung di stadion baru berkapasitas sekitar 115.000 penonton, yang diproyeksikan menjadi stadion sepak bola terbesar di dunia.

Dilansir dari Martyn Ziegler dan Marca pada Kamis (6/8), rencana tersebut disebut bukan sekadar pertimbangan teknis penyelenggaraan. Keputusan itu juga dinilai memiliki dimensi politik yang berkaitan dengan posisi Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA pada 2027.

Infantino disebut ingin membalas dukungan yang selama ini diberikan Maroko terhadap rencananya untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA. Dukungan dari negara Afrika Utara tersebut dinilai memiliki arti penting di tengah meningkatnya dinamika politik di internal FIFA.

Selain menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030, Maroko juga dianggap memiliki pengaruh besar di kawasan Afrika melalui Confederation of African Football (CAF). Dengan jumlah asosiasi anggota yang besar, dukungan dari negara-negara CAF berpotensi menjadi faktor penentu dalam pemilihan Presiden FIFA mendatang.

Apabila rencana tersebut benar-benar terealisasi, final Piala Dunia 2030 akan menjadi salah satu pertandingan paling bersejarah dalam sejarah turnamen. Selain digelar di stadion dengan kapasitas terbesar di dunia, laga puncak juga akan menjadi simbol semakin besarnya peran Maroko dalam peta sepak bola internasional.

Meski demikian, hingga saat ini FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai lokasi final Piala Dunia 2030. Penetapan stadion dan kota tuan rumah pertandingan puncak masih menunggu keputusan resmi dari otoritas penyelenggara dalam beberapa tahun ke depan.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...