National

Kepolisian Ungkap Teknik Baru Penyelundupan Zat Etomidate Melalui Rokok Elektrik

Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin mengungkap dugaan peredaran narkotika dengan modus baru menggunakan pod getar yang diduga berisi cairan etomidate. Kasus tersebut menjadi temuan pertama penggunaan pod getar yang diduga mengandung narkotika di wilayah Kota Banjarmasin.

Polisi mengamankan seorang pria berinisial A, 34 tahun, di kawasan Antasan Raden, Kecamatan Teluk Dalam, pada 31 Juli 2026. Dari lokasi, petugas menyita lima cartridge yang diduga berisi cairan etomidate, satu mesin erpam, dan sebuah telepon seluler.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin mengatakan kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan kandungan serta status hukum barang bukti. Etomidate sendiri merupakan obat anestesi yang penggunaannya harus mengikuti ketentuan medis.

Penggunaan zat tersebut melalui pod getar disebut sebagai modus baru yang ditemukan dalam dugaan peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Banjarmasin. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Polresta Banjarmasin menegaskan akan terus menindak jaringan peredaran narkotika, termasuk pelaku yang menggunakan metode baru untuk menyamarkan atau mendistribusikan zat terlarang. Riza mengajak masyarakat turut membantu pemberantasan narkotika dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada kepolisian.

Menurutnya, temuan pod getar tersebut menunjukkan bahwa modus peredaran narkotika dapat terus berkembang. Karena itu, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan zat yang berpotensi menyasar berbagai kelompok.

Pengungkapan ini juga menjadi perhatian karena melibatkan barang yang diduga mengandung etomidate, sehingga pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan kandungan dan klasifikasi hukumnya. Polisi mengimbau masyarakat tidak mudah mengabaikan produk atau perangkat yang penggunaannya tidak jelas, terutama jika diduga berkaitan dengan penyalahgunaan obat.

Kerja sama antara masyarakat dan aparat dinilai penting untuk mendeteksi modus baru sedini mungkin. Polresta Banjarmasin berharap keterlibatan publik dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dari peredaran narkotika.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...