National

Cadangan Beras Aman, DPR Tetap Waspadai Ancaman El Nino

Anggota Komisi IV DPR, Rokhmin Dahuri, meminta pemerintah tetap mewaspadai kondisi stok pangan nasional meski pemerintah menyatakan ketersediaan beras saat ini aman.

Menurutnya, stok yang berada di gudang Perum Bulog sekitar 4,7 juta ton merupakan carry over atau persediaan dari produksi sebelumnya. Sementara itu, kebutuhan konsumsi beras nasional mencapai sekitar 33 juta ton per tahun. Karena itu, Rokhmin menilai stok tersebut belum cukup menjadi alasan untuk mengabaikan potensi ancaman El Nino.

Rokhmin mengatakan kondisi produksi tahun lalu memang relatif aman dengan capaian sekitar 34 juta ton. Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras dalam dua bulan terakhir disebut telah mengalami penurunan hingga 18 persen. Kondisi tersebut menurutnya perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Penurunan produksi dapat semakin menekan ketersediaan pangan apabila terjadi gangguan cuaca dalam waktu yang bersamaan.

Rokhmin mengingatkan pemerintah agar tidak meremehkan dampak El Nino terhadap sektor pertanian. Ia mencontohkan kondisi pada 2024 ketika Indonesia harus mengimpor sekitar 4,7 juta ton beras, meskipun sebelumnya pemerintah menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada beras.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak dapat hanya bergantung pada kondisi stok saat ini. Pemerintah perlu memperhitungkan potensi gangguan produksi sejak jauh hari.

Karena itu, Rokhmin mendorong pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi El Nino yang berpotensi memperpanjang musim kemarau dan meningkatkan suhu udara. Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan besar terhadap produksi pertanian apabila tidak diantisipasi secara tepat.

Ia menilai langkah pencegahan perlu dilakukan sebelum penurunan produksi berdampak langsung terhadap ketersediaan pangan. Dengan persiapan yang lebih kuat, pemerintah diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mengurangi risiko kekurangan beras.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...