Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan sejumlah jalan nasional yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, pemerintah melakukan penanganan terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan maupun terputus akibat bencana. Salah satu titik terdampak berada di ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara di lapangan, terdapat sedikitnya 10 titik longsor dengan skala bervariasi, mulai dari longsoran kecil hingga longsoran besar, yang memerlukan penanganan. Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT bersama pemerintah daerah terus melakukan penyusuran dan identifikasi untuk memastikan kondisi ruas jalan serta jumlah titik longsoran di sepanjang jalur tersebut.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU akan bergerak cepat dalam penanganan infrastruktur terdampak bencana dengan mengutamakan pemulihan akses masyarakat.
Untuk mendukung percepatan penanganan, hingga Selasa (18/8) malam telah dimobilisasi 2 unit excavator dan 1 unit kendaraan pikap L300 ke lokasi. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu membuka akses dan membersihkan material longsoran di sejumlah titik.
Tim gabungan berhasil menembus salah satu titik longsor di Desa Pulue pada ruas Krica-Lidi pada Rabu (19/8) pukul 16.00 WIT. Saat ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pembersihan material longsoran agar akses dapat kembali dilalui dengan aman.
Kementerian PU bersama pemerintah daerah akan terus melakukan penanganan pada titik-titik longsor lainnya secara bertahap dengan memprioritaskan lokasi yang memungkinkan untuk segera dibuka. Identifikasi kondisi lapangan juga terus dilakukan sebagai dasar penentuan kebutuhan alat, metode penanganan, dan prioritas pekerjaan pada masing-masing titik longsoran.
Dalam pelaksanaannya, penanganan tetap memperhatikan kondisi medan serta aspek keselamatan petugas dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi pekerjaan. Kementerian PU berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi di wilayah NTT.
Penanganan jalan nasional tersebut diharapkan dapat segera memulihkan konektivitas dan mendukung mobilitas warga serta distribusi bantuan ke wilayah terdampak gempa Flores.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

