Metropolitan

Pemprov DKI-Pemkot Jambi Perkuat Kolaborasi ICT, BUMD, dan Creative Financing

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui kolaborasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT), pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD), serta creative financing. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antardaerah.

“Pada hari ini, Pemerintah DKI Jakarta melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi. Kerja sama ini berkaitan dengan Information and Communication Technology (ICT) dan juga mengenai beberapa hal, termasuk bagaimana mengembangkan kotanya masing-masing,” ujarnya.

Pramono mengatakan Jakarta terbuka bagi Kota Jambi yang ingin mempelajari pengembangan layanan digital. Salah satu yang ditawarkan adalah Jakarta Kini (JAKI), platform layanan publik terintegrasi milik Pemprov DKI.

“Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Wali Kota untuk dipersilakan kalau Kota Jambi ingin belajar tentang JAKI. Kami membuka diri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan layanan digital,” ungkapnya.

Pramono juga membuka peluang kerja sama antara BUMD DKI Jakarta dan BUMD Kota Jambi, antara lain PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Sarana Jaya, dan Perumda Dharma Jaya.

Selain itu, dibahas juga creative financing sebagai alternatif pembiayaan pembangunan. Skema ini diharapkan dapat memberi ruang bagi pemerintah daerah membiayai pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya yakin creative financing ini menjadi cara baru bagi pemerintah daerah mempunyai ruang untuk membangun daerahnya masing-masing. Kalau creative financing di Jakarta bisa, mudah-mudahan ini juga menjadi role model bagi daerah lain,” urai Gubernur Pramono.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia mengatakan Kota Jambi ingin mempelajari sejumlah praktik baik yang diterapkan Jakarta.

“Kami melihat DKI Jakarta di bawah kepemimpinan beliau banyak sekali kemajuan-kemajuan, terutama di bidang creative financing, pembiayaan-pembiayaan tanpa menggunakan APBD. Kami, Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi, ingin banyak belajar,” jelasnya.

Pengelolaan BUMD Jakarta menjadi salah satu bidang yang ingin dipelajari Kota Jambi untuk memperkuat tata kelola dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

“Kami punya BUMD yang baru, mumpung baru mereka harus belajar. Alhamdulillah Pak Gubernur memberikan ruang yang seluas-luasnya. Semua BUMD kami akan coba belajar bersama dengan BUMD yang ada di DKI,” ujarnya.

Maulana juga menyebut pengelolaan layanan air minum di Jakarta sebagai salah satu praktik yang dapat dipelajari.

Kolaborasi juga diperluas ke bidang penanggulangan kebakaran. Selama ini, Kota Jambi mengirimkan personel pemadam kebakaran untuk mengikuti pelatihan bersama tim Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.

“Setiap tahun kami mengirimkan tim Damkar untuk berlatih di sini, dilatih oleh tim Damkar DKI Jakarta. Mudah-mudahan juga dibantu hibahnya oleh Pak Gubernur,” pungkas Maulana.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...