Pelatih Real Madrid, José Mourinho, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Raúl Asencio setelah sang bek terbukti mengemudi dalam kondisi mabuk dan mendapat hukuman pencabutan surat izin mengemudi selama delapan bulan.
Dalam konferensi pers pada Kamis (3/9), Mourinho menegaskan bahwa setiap tindakan pemain di luar lapangan tetap dapat berdampak terhadap reputasi Real Madrid.
Kasus tersebut bermula ketika Asencio dihentikan di sebuah pos pemeriksaan di Gran Canaria pada 16 Agustus. Dalam pemeriksaan, kadar alkohol sang pemain tercatat 0,90 mg/l, hampir empat kali lipat dari batas legal sebesar 0,25 mg/l.
Asencio kemudian dijatuhi hukuman pencabutan SIM selama delapan bulan serta denda €14.400. Real Madrid juga telah membuka proses disiplin internal terhadap pemainnya tersebut menyusul kasus yang terjadi di luar lapangan itu.
Mourinho menilai profesionalisme seorang pemain Real Madrid tidak hanya diukur ketika berada di pusat latihan Valdebebas maupun saat bertanding. Menurutnya, status sebagai pemain Los Blancos juga membawa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
“Di Valdebebas dia mungkin profesional yang patut dicontoh, namun seorang pemain Real Madrid tetaplah pemain Real Madrid selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dan 12 bulan dalam setahun,” kata Mourinho dalam konferensi pers.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa tindakan pemain di luar lapangan tetap berkaitan dengan klub. “Apa pun yang Anda lakukan di luar lapangan tetap berkaitan dengan Real Madrid. Hal itu tetap dapat merusak reputasi klub yang seharusnya tidak tersentuh,” ujarnya.
Mourinho juga tidak menutupi kekecewaannya terhadap situasi tersebut. Ia mengakui setiap orang dapat melakukan kesalahan, tetapi menilai persoalan menjadi berbeda apabila kesalahan serupa terus terjadi.
“Saya tidak senang. Semua orang memang bisa melakukan kesalahan, tetapi jika kesalahan itu terus berulang dan menumpuk, itu adalah persoalan yang berbeda,” tegas Mourinho.
Real Madrid kini menjalankan proses disiplin internal terhadap Asencio. Belum disebutkan bentuk sanksi tambahan yang berpotensi diberikan klub kepada bek tersebut setelah hukuman pencabutan SIM dan denda yang telah dijatuhkan.
Akbari Danico – Redaksi

