Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) membawa 22 UKM dan merek lokal binaan Choose Jakarta 2026 ke ajang China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) ke-21 di Guangzhou, Tiongkok.
Keikutsertaan tersebut menjadi upaya Pemprov DKI Jakarta memperkenalkan produk unggulan Jakarta ke pasar internasional sekaligus membuka peluang kerja sama dengan buyer, importir, distributor, investor, dan mitra bisnis global.
CISMEF 2026 berlangsung pada 3-6 September 2026 di China Import and Export Fair Complex, Guangzhou. Pada penyelenggaraan tahun ini, Indonesia menjadi Co-Host Country dan menghadirkan Indonesia Pavilion sebagai ruang promosi produk unggulan sekaligus pertemuan antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra bisnis internasional.
Selain pameran produk, Indonesia Pavilion juga menghadirkan sejumlah kegiatan bisnis, seperti business matching, forum bisnis, networking, presentasi produk dan bisnis, serta fasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan kontrak kerja sama.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, kehadiran Jakarta melalui Choose Jakarta menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi pelaku UKM sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
“Melalui program Choose Jakarta, kami dengan bangga membawa 22 pengusaha UMKM terkurasi dari Jakarta untuk memperkenalkan produk unggulan mereka di panggung internasional CISMEF ke-21. Mereka bukan sekadar peserta pameran, tetapi representasi dari ratusan ribu pelaku usaha kecil dan menengah Jakarta yang menjadi tulang punggung ekonomi kota kami,” ujar Ratu, Sabtu (5/9).
Menurut Ratu, perkembangan teknologi dan terbukanya jejaring kerja sama lintas negara memberikan peluang bagi UKM Jakarta untuk memperluas pasar. Karena itu, Pemprov DKI terus memperkuat ekosistem usaha melalui kurasi produk, pendampingan ekspor, hingga business matching dengan mitra dan investor internasional.
“Kami hadir di forum yang mengangkat tema ‘AI Empowering SMEs’ ini dengan keyakinan bahwa masa depan UMKM Jakarta tidak lagi dibatasi oleh batas kota atau negara. Dengan dukungan teknologi, kemitraan lintas negara, dan ekosistem pembiayaan yang terus kami perkuat, kami ingin UMKM Jakarta naik kelas menjadi pemain di pasar global, termasuk pasar Tiongkok yang sangat besar dan dinamis ini,” katanya.
Keikutsertaan Jakarta dalam CISMEF juga sejalan dengan upaya pemerintah memperluas akses produk UMKM Indonesia ke pasar Tiongkok. Menteri UMKM Maman Abdurrahman sebelumnya menyebut Tiongkok sebagai salah satu pasar strategis dengan populasi sekitar 1,2 miliar jiwa. Menurutnya, momentum CISMEF dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar UMKM Indonesia, tidak hanya ke Tiongkok tetapi juga kawasan Asia-Pasifik.
Ratu mengatakan, Choose Jakarta 2026 membawa 22 UKM terkurasi dengan produk yang terbagi dalam enam kategori, yakni Fashion, Jewelry, Craft, Spices, Food & Beverage, serta Wellness.
Adapun 22 UKM yang berpartisipasi terdiri atas:
- Fashion: Batik Chic, Dara Baro Indonesia, dan Roemah Kebaya Vielga;
- Jewelry: Ellyhan Jewelry dan Koto Pulao Nusantara;
- Craft: Kaloka dan OUDVARA;
- Food & Beverage: ALFEE MAMORI Coffee, CV Natura International, Leure Cocoa, Mozass Healthy Laboratory, PT Bima Tikhe Berkat, PT Kolaborasi Berkat Bangsa (Skyeats), PT Pangan Terbaik Indonesia/Indoproduct, PT Sagolicious Indonesia Prima, PT Segara Pacific Resources, dan PT United Oceans Worldwide;
- Spices: PT Ganesha Abaditama;
- Wellness: PT Agrapana Indo Sejahtera, PT Meta Biolife Indonesia, PT Setia Kawan Abadi, dan PT Herbor Cipta Nusantara.
Ratu mengajak calon mitra dan investor yang hadir dalam CISMEF 2026 untuk mengenal produk UKM Jakarta sekaligus membuka peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan setelah pameran.
“Jakarta terbuka. Jakarta siap bermitra. Dan kami percaya, dari pertemuan-pertemuan seperti inilah kepercayaan dibangun, dan dari kepercayaan itulah investasi yang berkelanjutan akan tumbuh,” tandasnya.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

