National

Pemerintah Alokasikan Bantuan Pangan Sebanyak 30 Kilogram Beras bagi 33 Juta Penduduk Miskin

Pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial beras sebanyak 30 kilogram kepada 33 juta penerima yang masuk kategori desil satu hingga desil empat. Total beras yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar 900 ribu hingga hampir satu juta ton, dengan anggaran program sekitar Rp17 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan detail teknis distribusi akan dimandatkan kepada Perum Bulog. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

Berbeda dari pola sebelumnya, bantuan 30 kilogram tersebut diusulkan untuk diberikan sekaligus kepada penerima. Selama ini, pemerintah umumnya menyalurkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengusulkan agar bantuan untuk Oktober, November, dan Desember digabung menjadi satu paket. Airlangga menyatakan mekanisme teknis pembagian bantuan tersebut nantinya akan ditangani oleh Bulog.

Program bantuan pangan tersebut diperpanjang hingga akhir 2026 sebagai salah satu langkah pemerintah menghadapi dampak fenomena El Niño. Bantuan untuk tiga bulan terakhir tahun ini tetap memiliki total alokasi 30 kilogram bagi setiap penerima.

Penyaluran sekaligus diharapkan dapat membuat distribusi lebih praktis sekaligus memastikan kebutuhan beras penerima untuk periode tersebut terpenuhi. Namun, keberhasilan program tetap bergantung pada kesiapan Bulog dalam mengatur distribusi dalam skala nasional.

Dengan sasaran mencapai 33 juta orang, program ini menjadi salah satu intervensi pangan berskala besar yang membutuhkan koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Anggaran Rp17 triliun menunjukkan besarnya sumber daya yang disiapkan untuk menjaga daya beli dan akses pangan masyarakat rentan.

Pemerintah juga perlu memastikan bantuan benar-benar diterima oleh kelompok yang masuk dalam desil prioritas serta tidak mengalami hambatan dalam distribusi. Pada akhirnya, efektivitas program akan ditentukan bukan hanya oleh besarnya bantuan, tetapi juga oleh ketepatan sasaran dan kelancaran penyalurannya.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...