National

Prabowo Beri 300 Becak Listrik untuk Tukang Becak Lansia di Majalengka

Sebanyak 300 unit becak listrik disalurkan kepada tukang becak lanjut usia di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (13/9/2026). Bantuan tersebut berasal dari Presiden Prabowo Subianto dan diserahkan secara simbolis di halaman kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka.

Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik Sudaryati Deyang, menyerahkan bantuan tersebut bersama Bupati Majalengka Eman Suherman.

Nanik menjelaskan, pemberian becak listrik ini berkaitan dengan kondisi banyak tukang becak yang sudah berusia lanjut. Sebagian dari mereka masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari meski kemampuan fisiknya mulai berkurang.

Menurut Nanik, usia para penerima bantuan di Majalengka cukup beragam. Beberapa di antaranya bahkan telah berusia 74, 75, hingga 80 tahun.

Ia mengatakan, pekerjaan sebagai tukang becak dapat menjadi lebih berat bagi mereka ketika harus melewati jalur menanjak. Para tukang becak juga harus menghadapi persaingan dengan pengemudi ojek online dalam mendapatkan penumpang.

Pemberian becak listrik tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban fisik yang harus dikeluarkan para tukang becak saat bekerja. Selain itu, kendaraan tersebut diharapkan dapat menjadi aset yang dimiliki sendiri oleh penerima.

Nanik menyebut, kondisi tersebut berbeda dengan sistem yang masih digunakan mayoritas tukang becak selama ini, yakni menyewa becak untuk bekerja.

Dari sisi penggunaan, Nanik mengatakan becak listrik relatif mudah dioperasikan. Pengisian daya kendaraan juga dapat dilakukan menggunakan listrik rumah dengan daya 450 Watt.

Sementara itu, Majalengka menjadi salah satu daerah yang memperoleh alokasi becak listrik dalam jumlah cukup besar. Sebanyak 300 unit diberikan kepada para tukang becak lansia di wilayah tersebut. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan sejumlah daerah lain yang rata-rata memperoleh 200 unit.

Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. Ia berharap becak listrik yang diterima dapat dimanfaatkan oleh para penerima untuk mendukung pekerjaan mereka dan meningkatkan pendapatan.

Eman juga mengingatkan penerima agar tidak menjual ataupun memindahtangankan becak listrik yang telah diberikan.

Salah satu penerima bantuan adalah Wahin, tukang becak yang telah menjalani pekerjaannya selama lebih dari 10 tahun. Ia biasa mencari penumpang di kawasan Pasar Rajagaluh, Majalengka.

Wahin mengatakan bahwa pendapatannya sebagai tukang becak tidak selalu sama setiap hari. Dalam sehari, ia biasanya memperoleh sekitar Rp30.000 hingga Rp50.000, bergantung pada jumlah penumpang yang menggunakan jasanya.

Menurut Wahin, penghasilan tersebut terkadang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, becak listrik yang diterimanya akan langsung digunakan untuk kembali mencari penumpang.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...