Pengajar Pondok Modern Darussalam Gontor berharap para santri tidak hanya mampu berkiprah di Indonesia, tetapi juga menorehkan prestasi di tingkat internasional. Harapan tersebut disampaikan setelah Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran Gontor dalam membangun bangsa dan berkontribusi bagi dunia.
Pengajar di Pondok Modern Darussalam Gontor, Abdul Aziz, menegaskan Gontor memiliki visi dan misi yang sejalan dengan cita-cita Indonesia dalam membangun peradaban serta negara yang semakin maju dan berkualitas.
“Intinya Indonesia dan Pondok Modern Darussalam Gontor selalu dalam satu visi dan misi yang sama dalam membentuk peradaban dan negara yang lebih maju dan lebih berkualitas,” katanya pada acara Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9).
Ia juga berharap Indonesia dapat terus berkembang dengan tetap menjaga kualitas pembangunan dan mencapai cita-cita sebagai negara maju.
“Doanya semoga bangsa Indonesia dapat terus lebih maju, dapat terus menjaga kualitas, tetap eksis dan tetap menuju Indonesia maju,” kata Abdul Aziz.
Pengajar Gontor lainnya, Wahyu Arami Orga, menilai Gontor memiliki potensi untuk terus berkontribusi bagi Indonesia sekaligus memperluas kiprahnya di tingkat global.
Menurut Wahyu, pesan Prabowo menekankan bahwa santri Gontor tidak cukup hanya mampu berkiprah di berbagai tempat, tetapi juga harus memiliki prestasi yang dapat dibanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
“Dari pidato Bapak Presiden telah disampaikan, (santri) Gontor itu bukan hanya bisa ke mana-mana, tapi harus bisa menjadi orang yang berprestasi di bangsa sendiri, bahkan di kancah dunia juga. Tidak hanya menjadi tuan rumah, bahkan harus bisa menjadi orang yang besar di seluruh dunia,” ujar Wahyu.
Menurutnya, perjalanan panjang Gontor selama sekitar satu abad telah memberikan hasil dan kontribusi yang besar. Capaian tersebut, kata dia, harus menjadi pijakan untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kontribusi bagi bangsa.
“Alhamdulillah, pengorbanan 100 tahun yang lalu membuktikan sebuah hasil yang begitu besar. Harapan saya, ke depannya harus bisa lebih baik untuk membangun bangsa Indonesia, bahkan bisa menjadi kancah dunia,” katanya.
Bangkitkan Semangat Belajar
Sementara itu, salah satu santri Gontor, Dwi, menilai pidato Prabowo memberikan dorongan kepada para santri untuk semakin bersemangat dalam belajar sekaligus menjaga persatuan dan nasionalisme.
Dwi mengatakan pesan Presiden Prabowo tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kebersamaan dan persatuan bangsa.
“Pidato Pak Presiden tadi sangat bagus. Mengajak kita untuk semangat dalam belajar, semangat dalam membentuk sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjaga kesatuan,” kata Dwi.
Menurutnya, pesan tersebut penting bagi para santri sebagai bagian dari generasi muda yang kelak ikut menentukan arah masa depan Indonesia.
“Ke depannya mengajak santri-santri untuk lebih satu lagi dalam menjaga Republik Indonesia,” ujarnya.
Selain menyampaikan kesannya terhadap pidato Presiden, Dwi juga menitipkan harapan kepada pemerintah yang saat ini tengah mengemban amanah rakyat.
Ia berharap pemerintah dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik dan melaksanakan setiap tugas sesuai amanah yang diberikan.
“Pesan untuk pemerintah, semoga bisa menjaga amanahnya dengan baik, melaksanakan tugas-tugasnya sesuai apa yang harus dikerjakan,” tutur dia.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

