Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengapresiasi anggota kontingen DKI Jakarta asal Jakarta Barat yang meraih delapan medali dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXI 2026 di Semarang pada 11–19 September. Dua di antaranya berupa medali emas yang diraih Luthfi Latifah Rizki pada cabang tilawah dewasa putri dan Iskandar pada nomor qiroat murotal dewasa putra. Iin menyampaikan ucapan selamat kepada para santri dan santriwati yang kembali membawa prestasi dari ajang tingkat nasional. Ia menilai pencapaian tersebut melanjutkan tradisi Jakarta Barat dalam menyumbangkan medali untuk kontingen DKI Jakarta.
Iin juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jakarta Barat, Mochammad Rifai, beserta para pengurus, tokoh masyarakat dan agama, serta Baznas Bazis Jakarta Barat. Pembinaan dan dukungan terhadap kegiatan MTQ dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Menurut Iin, proses pembinaan tersebut menjadi salah satu bagian penting yang membantu para peserta mencapai prestasi di tingkat nasional. Ia berharap pencapaian tahun ini dapat mendorong semua pihak untuk terus meningkatkan pembinaan dan mempertahankan prestasi.
Ketua LPTQ Jakarta Barat, Mochammad Rifai BM Tohir, menjelaskan bahwa delapan penghargaan yang disumbangkan wakil Jakarta Barat terdiri atas dua emas, empat perak, satu perunggu, dan satu juara harapan dua. Empat medali perak diraih Alifa Zahwa Nabila dan Tassa Tazkia pada cabang syarhil Qur’an putri, Ali Mutamar pada cabang kaligrafi naskah, serta Muhamad Wahyu Prasetyo pada cabang kaligrafi mushaf dan Panji Bagas Rahmatullah pada cabang kaligrafi dekorasi. Medali perunggu diraih Mohammad Aryadi pada cabang kaligrafi kontemporer, sementara Syahaat Munjian Nafis memperoleh juara harapan dua pada cabang tartil putra. Capaian tersebut memperlihatkan kontribusi peserta dari Jakarta Barat dalam berbagai cabang yang dipertandingkan pada MTQ nasional.
LPTQ Jakarta Barat berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan pada penyelenggaraan berikutnya. Rifai mengatakan pihaknya akan terus mencari dan membina kader qori dan qoriah, serta hafidz dan hafidzah terbaik dari kalangan warga Jakarta Barat. Iin juga mendorong agar pencapaian para peserta dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Muslim dan Muslimah untuk semakin mengenal dan mengamalkan Al-Qur’an. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat menjaga prestasi sekaligus memperluas peran generasi muda dalam melestarikan tradisi membaca dan mempelajari Al-Qur’an.
Alexander Jason – Redaksi

