World

Pezeshkian Kecam AS dan Israel atas Serangan terhadap Warga Sipil

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam Amerika Serikat (AS) dan Israel atas serangan yang menurutnya telah menewaskan warga sipil di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang keberangkatannya menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Selasa (22/9/2026).

Dilansir dari Al Jazeera, Pezeshkian mengatakan kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan telah memberikan kemampuan militer yang semakin besar kepada AS dan Israel. Namun, ia menuduh kemampuan tersebut digunakan untuk melakukan serangan terhadap warga sipil dengan dalih memerangi terorisme.

Pezeshkian secara khusus menyinggung anak-anak sekolah di Minab dan warga di Lamerd, Iran, yang menurutnya menjadi korban serangan. Ia mempertanyakan alasan di balik serangan terhadap mereka apabila sasaran yang dinyatakan AS dan Israel adalah kelompok teroris.

Presiden Iran itu juga menuduh kedua negara menyerang rumah, rumah sakit, dan fasilitas lainnya. Pernyataan tersebut merupakan tuduhan yang disampaikan Pezeshkian; laporan ini tidak memuat tanggapan AS maupun Israel terhadap tuduhan tersebut.

Selain membahas serangan di Iran, Pezeshkian menyoroti kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza. Ia mengecam pembatasan masuknya makanan dan air yang, menurutnya, berdampak terhadap perempuan, anak-anak, dan warga lanjut usia.

Pezeshkian menyebut tindakan tersebut memalukan karena, menurutnya, dilakukan oleh pihak yang pada saat bersamaan menyatakan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Pernyataan itu disampaikan menjelang kehadiran Pezeshkian dalam Sidang Majelis Umum PBB. Namun, laporan tersebut belum merinci apakah tuduhan mengenai serangan terhadap warga sipil dan kondisi kemanusiaan di Gaza akan menjadi bagian dari agenda pembicaraan resmi Iran selama sidang berlangsung.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...