Sejumlah warga mengapresiasi sosialisasi hak memperoleh informasi publik yang digelar Divisi Humas Polri di kawasan car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut dinilai membantu masyarakat memahami hak untuk mendapatkan informasi dari badan publik secara lebih mudah dan langsung. Warga seperti Amanda menilai kehadiran personel Polri dalam kegiatan tersebut menjadi langkah positif untuk memperluas akses informasi. Apresiasi serupa disampaikan Ian yang berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung di booth Divisi Humas Polri di sekitar FX Sudirman dan dikunjungi puluhan warga yang sedang beraktivitas di kawasan CFD. Personel Humas Polri menggunakan pendekatan interaktif dengan memberikan penjelasan mengenai keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.
Selain itu, warga juga diajak mengikuti permainan spin wheel yang disediakan panitia, sekaligus memperoleh hadiah yang telah disiapkan. Format tersebut membuat penyampaian informasi mengenai hak publik berlangsung dalam suasana yang lebih terbuka dan partisipatif.
Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri, Kombes Pol Komang Suartana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai hak memperoleh, mencari, dan menyimpan informasi publik. Menurut Komang, masyarakat dapat mengajukan permohonan informasi kepada badan publik sesuai mekanisme yang berlaku.
Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri menjalankan kewajibannya sebagai badan publik berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan mengetahui jalur yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi dari institusi pemerintah.
Kegiatan di ruang publik seperti CFD juga menunjukkan upaya Divisi Humas Polri membawa isu keterbukaan informasi lebih dekat kepada masyarakat sehari-hari. Selain menyampaikan informasi mengenai hak publik, interaksi langsung memberi kesempatan bagi warga untuk mengenal mekanisme layanan informasi Polri.
Ian sendiri menyebut selama ini memanfaatkan aplikasi layanan Polri untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Sosialisasi semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan agar akses masyarakat terhadap informasi publik semakin terbuka sekaligus memperkuat komunikasi antara Polri dan warga.
Alexander Jason – Redaksi

