National

Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS, Melemah Tipis

Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (29/9/2026).

Mengacu pada data perdagangan, rupiah berada di posisi Rp17.981 per dolar AS. Angka tersebut turun 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah berlangsung di tengah kondisi mata uang Asia yang bergerak beragam terhadap dolar AS.

Sejumlah mata uang kawasan tercatat menguat. Yuan China naik 0,10 persen, ringgit Malaysia menguat 0,09 persen, sementara won Korea Selatan terapresiasi 0,14 persen.

Sebaliknya, peso Filipina melemah 0,06 persen dan dolar Singapura turun 0,14 persen. Yen Jepang juga terkoreksi 0,02 persen, sedangkan dolar Hong Kong tidak mengalami perubahan.

Tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi kondisi pasar global. Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan prospek kenaikan suku bunga bank sentral AS atau The Fed serta tingginya harga minyak dunia menjadi faktor yang menekan rupiah.

“Rupiah ditutup melemah tipis terhadap dolar AS tertekan oleh meningkatnya prospek suku bunga The Fed dan harga minyak dunia yang tinggi,” ujar Lukman.

Meski demikian, ia mengatakan pelemahan rupiah masih tertahan oleh langkah Bank Indonesia (BI) di pasar valuta asing, termasuk melalui intervensi di pasar spot, Non-Deliverable Forward (NDF), dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...