World

Jembatan Selatan Kyiv Rusak Dihantam Drone Rusia, Operasional Metro Dihentikan

Serangan drone Rusia menyebabkan kerusakan pada Jembatan Selatan di Kyiv, Ukraina, Kamis (1/10/2026). Dampak serangan membuat layanan metro dan transportasi umum yang melintasi jembatan tersebut dihentikan sementara.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan dua drone menghantam Jembatan Selatan yang membentang di atas Sungai Dnipro. Serangan lanjutan pada malam hari kemudian memperparah kerusakan pada sejumlah bagian jembatan.

Kerusakan dilaporkan terjadi pada tiang penyangga, permukaan jalan, hingga struktur pelindung di sekitar jalur metro. Petugas kemudian memutus aliran listrik pada jalur metro yang melintasi jembatan sebagai bagian dari penanganan dampak serangan.

“Transportasi umum metro dan permukaan yang melewati jembatan telah dihentikan,” kata Klitschko melalui Telegram.

Tim darurat kota dikerahkan untuk menangani kerusakan di lokasi. Serangan tersebut juga memicu kebakaran di sejumlah titik di Kyiv.

Pada hari yang sama, sebuah drone Rusia juga menghantam gedung sekolah di ibu kota Ukraina. Drone tersebut mengenai lantai tiga bangunan dan memicu ledakan.

Lebih dari 100 siswa berada di sekolah ketika serangan terjadi. Namun, seluruh siswa telah lebih dulu dievakuasi menuju tempat perlindungan sehingga tidak ada korban luka yang dilaporkan dari insiden tersebut.

Serangan udara Rusia terhadap Kyiv terjadi ketika Moskwa meningkatkan intensitas serangan dari udara. Rusia diketahui menggunakan drone bertenaga jet yang memiliki kecepatan dan kemampuan terbang lebih tinggi dibandingkan sejumlah drone konvensional.

Sementara itu, Ukraina juga meningkatkan serangan drone ke wilayah Rusia. Otoritas setempat melaporkan satu orang tewas akibat ledakan drone Ukraina di Graivoron, wilayah Belgorod, pada Kamis.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...