Regional

Kebakaran di Jember Capai 219 Kasus hingga September 2026

Kasus kebakaran di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencapai 219 kejadian sepanjang Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 106 kejadian.

Data UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Jember menunjukkan jumlah kejadian mulai meningkat sejak pertengahan tahun. Pada Januari hingga Mei, kebakaran tercatat berkisar antara 10 sampai 21 kasus per bulan.

Jumlah tersebut kemudian naik pada Juni hingga Agustus, dari 29 menjadi 39 kejadian per bulan. Peningkatan paling tinggi terjadi pada September dengan 71 kasus kebakaran.

Humas dan Call Center UPT Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Jember, Slamet Sugiyanto, mengatakan sebagian besar kebakaran dipicu aktivitas membakar sampah yang kemudian ditinggalkan sebelum api benar-benar padam.

Menurutnya, kondisi cuaca yang panas serta angin kencang dapat membuat api dari sisa pembakaran menyebar ke material kering di sekitarnya.

Sekitar 85 persen kejadian kebakaran pada September disebut berkaitan dengan lahan bambu dan gumuk yang dipenuhi vegetasi kering.

Sejumlah kejadian juga terjadi di area yang berdekatan dengan permukiman. Di Perumahan Mojopahit, Kaliwates, misalnya, api membakar sekitar 250 meter persegi ilalang pada 24 September. Kebakaran tersebut dipicu tumpukan sampah yang kemudian menjalar.

Sementara di Antirogo, kebakaran menghanguskan lahan seluas 2.000 meter persegi yang dipenuhi rumpun bambu kering. Kebakaran lainnya terjadi di Gumuk Kerang, Sumbersari, pada 12 September dan meluas hingga 1,6 hektare. Lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 80 meter dari permukiman warga.

Memasuki Oktober, laporan kebakaran masih terjadi. Dalam dua hari pertama bulan ini, Damkar Jember menerima lima laporan kebakaran.

Untuk mencegah kejadian serupa, Damkar Jember bersama unsur TNI dan Polri menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

Warga juga diimbau tidak meninggalkan lokasi saat membakar sampah dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...