National

Pemerintah Rancang Perluasan Kebun Tebu untuk Bahan Bakar E20

Pemerintah menyiapkan perluasan lahan pertanian untuk mendukung program campuran bahan bakar minyak (BBM) dengan 20 persen etanol atau E20.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan kebutuhan lahan baru diperlukan karena Indonesia masih kekurangan kebun tebu. Lahan tersebut nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku etanol.

“Kalau sekarang kan kurang kan, jadi kalau kita mau tebu ya harus buka kebun baru,” ujar Zulhas saat ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (6/10).

Menurut Zulhas, bahan baku etanol untuk E20 tidak hanya berasal dari tebu. Pemerintah juga dapat memanfaatkan singkong maupun komoditas lainnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan rencana pembukaan lahan baru seluas 1 juta hingga 2 juta hektare. Lahan tersebut akan digunakan untuk pengembangan tebu, singkong, dan jagung secara bertahap.

Dari ketiga komoditas tersebut, kebutuhan lahan terbesar diperkirakan untuk tebu, yakni sekitar 1 juta hektare.

Pemerintah juga akan memberikan dukungan alat dan mesin pertanian serta melakukan uji coba penanaman jagung di sejumlah daerah.

Di sisi lain, pemerintah masih menghitung skema pembiayaan pembangunan pabrik etanol. Pembiayaan akan diupayakan berasal dari BUMN dan swasta.

Amran mengatakan pemerintah akan mengutamakan kemampuan BUMN. Sementara kebutuhan pembiayaan yang belum terpenuhi akan dibuka untuk pihak swasta.

Porsi pembiayaan yang disiapkan diperkirakan 30 persen berasal dari BUMN dan 70 persen dari swasta.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...