Perkembangan industri dan hilirisasi nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinilai membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan mengembangkan karier.
Hal tersebut dirasakan Herberth, 32, salah seorang pekerja di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Ia menilai pembangunan kawasan industri Weda Bay memberikan harapan baru, khususnya bagi anak muda di daerah yang membutuhkan kesempatan untuk bekerja dan mengembangkan kemampuan.
Herberth menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara groundbreaking dan komersialisasi 11 ekosistem hilirisasi nikel serta ekspor perdana baterai kendaraan listrik di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Kamis (8/10/2026).
Ia menilai pembangunan industri di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perkembangan sektor industri, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan dan memperoleh pekerjaan.
Herberth yang berasal dari Maluku Barat Daya kini bekerja di kawasan industri Weda Bay. Ia berharap pertumbuhan industri melalui hilirisasi dapat terus memberikan kesempatan bagi masyarakat, baik yang sudah bekerja maupun yang masih mencari pekerjaan.
Menurutnya, perkembangan kawasan industri juga memberikan peluang bagi pekerja untuk mengembangkan karier dan memperoleh kesempatan yang lebih besar di sektor industri.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap kawasan industri di Maluku Utara dapat terus berlanjut, terutama melalui pembangunan yang mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Herberth juga menyampaikan apresiasi atas kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke kawasan industri Weda Bay. Ia berharap pembangunan yang berlangsung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Indonesia.
Kehadiran Presiden di kawasan tersebut, menurut Herberth, menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan industri sekaligus kondisi para pekerja di Weda Bay.
Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

