Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, meninggalkan kesan tersendiri bagi para pekerja. Salah satunya Indah (26), pekerja asal Toraja, Sulawesi Selatan, yang mengaku senang ketika Presiden datang langsung ke tempatnya bekerja.
Indah menyampaikan hal tersebut saat acara Groundbreaking dan Komersialisasi 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kamis (8/10).
Menurut Indah, kedatangan Presiden juga membuat suasana di lingkungan perusahaan terasa berbeda. Berbagai persiapan dilakukan secara matang agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar.
Bagi Indah, kehadiran Prabowo secara langsung juga menunjukkan perhatian terhadap aktivitas industri dan lingkungan perusahaan. Ia berharap kunjungan seperti ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi dapat menjadi bagian dari perhatian berkelanjutan terhadap perkembangan perusahaan.
Kunjungan Prabowo berlangsung di tengah pengembangan industri hilirisasi di kawasan Weda Bay. Dalam agenda tersebut, pemerintah meluncurkan 11 proyek hilirisasi dengan total nilai investasi mencapai US$10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun.
Proyek tersebut terdiri dari empat proyek industri yang memasuki tahap komersialisasi dan tujuh proyek baru yang mulai dibangun. Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari Indonesia.
Indah berharap Prabowo dapat kembali berkunjung untuk melihat secara langsung perkembangan produksi dan kondisi lingkungan industri.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

