Health

Gerakan Matahati dan JEC Gelar 101 Operasi Katarak Gratis

Gerakan Matahati bersama JEC Eye Hospitals and Clinics, Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ), dan Lions Club Indonesia menggelar program operasi katarak gratis bagi 101 pasien sepanjang Oktober hingga Desember 2026.

Program tersebut ditandai dengan seremoni kick-off di RS Mata JEC @ Kedoya dalam rangka memperingati World Sight Day 2026 sekaligus mengenang 101 tahun kelahiran Pandji Wisaksana, pendiri Gerakan Matahati.

Kegiatan ini menjadi bagian dari target Gerakan Matahati untuk memfasilitasi 1.010 operasi katarak gratis bagi masyarakat hingga akhir 2026.

Kebutuhan penanganan katarak masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dikutip dalam materi program, sekitar 600.000–650.000 kasus kebutaan akibat katarak tercatat sepanjang 2025. Katarak juga disebut sebagai penyebab utama kebutaan pada penduduk berusia di atas 50 tahun.

Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan katarak memengaruhi lebih dari 94 juta orang. Kondisi ini menunjukkan pentingnya memperluas akses pemeriksaan dan tindakan medis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program operasi katarak tersebut dilaksanakan melalui jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics di 16 lokasi, meliputi wilayah Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi.

Pelayanan mencakup tahapan penjaringan calon penerima manfaat, skrining, operasi, hingga pemantauan pascaoperasi. JEC menyediakan dokter spesialis mata, tenaga kesehatan, fasilitas pemeriksaan, serta ruang operasi untuk mendukung pelaksanaan program.

Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, mengatakan perluasan jaringan layanan penting untuk mendekatkan penanganan kesehatan mata kepada masyarakat di berbagai daerah.

Ia menyampaikan bahwa JEC Group telah melakukan lebih dari 40.000 operasi katarak tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Matahati, Wandi S. Brata, mengatakan gerakan tersebut telah membantu memfasilitasi 27.500 operasi katarak tanpa biaya sejak dimulai pada 2008.

Menurut Wandi, program bagi 101 pasien ini melanjutkan upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan hidup Pandji Wisaksana.

Perwakilan keluarga Pandji Wisaksana sekaligus wakil dari Matahati, Satria Laksmana Pandji atau Stephen Pandji, mengatakan program tersebut diharapkan dapat meneruskan semangat berbagi yang dirintis pendiri Gerakan Matahati.

Dari sisi medis, Direktur RS Mata JEC @ Kedoya sekaligus Ketua Katarak dan Bedah Refraktif JEC Group, Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), menegaskan bahwa pasien program sosial tetap menjalani pemeriksaan komprehensif, tindakan berdasarkan indikasi medis, serta pemantauan setelah operasi sesuai standar klinis.

Kepala Lions Eye Bank Jakarta sekaligus dokter spesialis mata JEC Eye Hospitals and Clinics, Dr. Sharita R. Siregar, SpM(K), juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan penglihatan dan segera memeriksakan mata ketika mengalami keluhan.

Melalui kolaborasi tersebut, penyelenggara berharap program operasi katarak gratis dapat membantu masyarakat memperoleh penanganan yang dibutuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...