Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menyelidiki 190 perusahaan di Kawasan Industri Milenium terkait dugaan pencemaran Sungai Cimanceuri, Banten. Penyelidikan dilakukan setelah air sungai terlihat menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Kepala Seksi Bina Hukum DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha, menyebut dugaan pencemaran mengarah pada sejumlah tenant di kawasan industri yang berada setelah Jembatan Bundaran 2.
Meski sumber pencemaran diduga berasal dari kawasan industri, DLHK belum mengetahui secara pasti perusahaan yang terlibat. Sebanyak 190 perusahaan yang tengah diselidiki berlokasi di Kecamatan Cikupa dan Panongan, Kabupaten Tangerang.
DLHK Kabupaten Tangerang telah mengambil sampel air Sungai Cimanceuri untuk menjalani pengujian laboratorium. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu mengidentifikasi sumber pencemaran.
Sandi mengatakan hasil pengujian sampel diperkirakan dapat diketahui dalam waktu sekitar 14 hari kerja. Setelah hasilnya keluar, sumber dugaan pencemaran dapat ditelusuri lebih lanjut.
Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

